KEJARNEWS.COM , Depok |Komitmen dalam menghadirkan pembinaan yang produktif dan humanis terus dilakukan Rutan Kelas I Depok. Salah satunya melalui kegiatan Latihan Musik Keroncong yang digelar di Aula Gedung III pada Senin (1/6/2026). Kegiatan ini menjadi sarana bagi warga binaan untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan keterampilan di bidang seni musik sebagai bekal positif selama menjalani masa pembinaan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Bogi Nurseto, serta Kepala Subseksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan, Michael Millendiannuary Rahardjo. Kehadiran keduanya menunjukkan dukungan penuh terhadap program pembinaan yang berorientasi pada pengembangan potensi dan kepribadian warga binaan.
Latihan musik diikuti oleh warga binaan yang tergabung dalam kelompok musik The Rudstik, sebuah komunitas seni yang menjadi wadah bagi para warga binaan untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang musik. Melalui kelompok ini, mereka tidak hanya belajar memainkan alat musik dan mengasah kemampuan vokal, tetapi juga membangun rasa percaya diri serta semangat berkarya.
Dalam sesi latihan, para peserta mendapatkan pendampingan langsung dari pelatih musik keroncong. Selain mempelajari teknik bermusik, warga binaan juga dilatih untuk meningkatkan kedisiplinan, kekompakan, serta kemampuan bekerja sama dalam sebuah tim. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi bekal berharga dalam kehidupan bermasyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.
Kepala Rutan Kelas I Depok, Agung Nurbani, menegaskan bahwa pembinaan melalui seni dan budaya merupakan bagian penting dalam proses pembentukan karakter warga binaan.
“Musik tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media pembelajaran yang mampu menumbuhkan kreativitas, rasa percaya diri, serta sikap positif. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi warga binaan untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi terbaik yang mereka miliki,” ujar Agung.
Melalui program pembinaan seni musik ini, Rutan Kelas I Depok terus berupaya menghadirkan kegiatan yang bermanfaat dan bermakna, sehingga warga binaan memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan diri serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat.(ish)***






