KEJARNEWS. COM, Depok | Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) tengah melaksanakan pekerjaan pembangunan dan penataan lingkungan kawasan Depok Open Space (DOS) Balai Kota Depok tahap III. Proyek ini merupakan bagian dari pengadaan barang milik daerah guna menunjang sarana dan prasarana pemerintah daerah.

Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Jeselindo Jaya dengan nilai kontrak sebesar Rp5,3 miliar yang bersumber dari APBD Kota Depok. Adapun waktu pelaksanaan proyek ditargetkan rampung dalam 180 hari kerja.
Pelaksana proyek, Alboin Sirait, didampingi asistennya Samuel Simbolon, mengatakan saat ini pekerjaan memasuki minggu keempat dengan fokus pada pemasangan lapisan geotextile di area lapangan utama DOS.
“Pada tahap awal ini dilakukan pengupasan tanah dan pemasangan geotextile. Material ini berupa lembaran sintetis fleksibel yang mampu ditembus air dan berfungsi menjaga stabilitas tanah,” ujar Alboin saat ditemui di kantor direksi kit proyek, Kamis (21/5/2026).
Ia menjelaskan, geotextile memiliki fungsi penting sebagai filter, penguat tanah, sekaligus membantu aliran air agar struktur bangunan terhindar dari risiko erosi maupun kerusakan.
Setelah pemasangan geotextile, pekerjaan dilanjutkan dengan pengurukan split, pemasangan instalasi pipa di tengah lapangan, penebaran pasir, hingga tahap akhir pemasangan rumput sintetis.
“Untuk pekerjaan saat ini, setengah area lapangan sudah selesai dikerjakan. Sementara sisanya masih dalam proses penarikan tanah dan pengadaan material split. Kami juga sedang mengatur kemiringan permukaan lapangan atau sloping agar air hujan tidak menggenang,” jelas Samuel Simbolon.
Menurutnya, tingkat kemiringan lapangan dirancang sekitar 0,5 persen guna memastikan sistem drainase berjalan optimal saat hujan turun.
Adapun rincian pekerjaan penataan kawasan Balai Kota Depok tahap III meliputi:
Perbaikan lapangan utama DOS dengan pemasangan rumput sintetis seluas sekitar 1.600 meter persegi serta pembangunan jogging track sepanjang kurang lebih 350 meter.
Pembangunan akses jalan masuk dan halte yang saat ini masih berproses secara administrasi bersama Dinas Perhubungan serta DLHK.
Pembangunan lapangan tenis di area parkir VIP.
Pekerjaan tersebut diperkirakan selesai pada Oktober 2026. Namun demikian, progres keseluruhan proyek belum dapat dipastikan sepenuhnya karena sebagian material masih dalam proses produksi pabrikan.
“Meski begitu kami terus meminta percepatan pengiriman material untuk mengejar progres di lapangan. Saat ini deviasi pekerjaan masih berada di angka plus satu,” ujar Samuel.
Sementara itu, Alboin menambahkan pembangunan lapangan tenis nantinya menggunakan permukaan beton yang akan dicat khusus serta dilengkapi pagar kawat harmonika di sekeliling area.
Ia juga berharap cuaca mendukung agar pekerjaan dapat berjalan sesuai target.
“Kami mohon doa restunya agar pekerjaan selesai tepat waktu. Karena jika hujan turun, pekerjaan di lapangan tidak bisa dipaksakan sebab kondisi tanah menjadi lengket dan dikhawatirkan merusak area sekitar proyek,” pungkasnya.(ish)






