Depok. | PPPK atau yang kerap disebut P3.K adalah singkatan dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Ini merupakan salah satu bagian dari profesi Aparatur Sipil Negara (ASN), selain Pegawai Negeri Sipil (PNS). Meski sama-sama berstatus sebagai ASN, Namun P3.K berbeda dengan PNS.
Penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja formasi tahun 2021 telah usai, 1132 orang telah lulus namun ada 6 orang peserta Formasi Angkatan 2021 SK nya belum diangkat.
Seorang peserta yang belum terima SK Boy Ubaidillah ketika dihubungi mengatakan,” benar bang ,kami ada enam orang tenaga P3.K yang lulus tahun 2021, SK nya belum kami terima,”ujarnya.
Dengan rincian yang diangkat thn 2022 sebanyak= 761 orang, tahun 2023 = 61 orang , tahun 2024 = 310 orang Guru, sisa 12 orang tenaga teknis.Untuk Bidang SD, guru kelas.211 orang, SMP 87 guru mapel , termasuk 6 orang guru yang belum diangkat P3.K.
Diterangkannya , untuk peserta yang tes baru R2 dan R3 ada penambahan 23 org dan yang test 2024 pengangkatan 2025 R3/L 20 orang., Yang tes baru R2/L , penambahan 3 org pengangkatan tahun 2025,”jelasnya.
Saat ditemui di ruangannya, Kaban BKPSDM Rahman Pujiarto didampingi Kabid pengadaan,data, kepangkatan dan pensiun Taufik Iman Raharjo mengatakan,” Terkait ada enam orang peserta yang lulus namun SK-nya belum diserahkan , kami di bidang SDM hanya memfasilitasi, hal-hal yang masih bisa kami maximal kan,kami usahakan , misalnya seperti hal persoalan ini,kami berusaha menyelamatkan yang enam orang ini, apa kata orang diluar tentang kami, bodoh amat, kami sudah berusaha menunda semua pengumuman dulu, supaya maximal,”ungkap Kaban.
“Mapping ini ternyata mentok di Kemendikbud, terus kami usahakan dibuka peluang oleh Menpan, lalu kami usulkan lah, untuk tambahan-tambahan,karena anggarannya masih sanggup. Untuk solusi nya, hal seperti ini harus sesuai dengan permintaan Kemenpan, Kemendikbud, bila ada usul ? Kita usulin.,”ujarnya.
“Harapan kami kepada enam orang yang belum diangkat SK- nya , pahami penjelasan kami,kami berusaha se maximal mungkin,kami berjuang,sabar,nikmati proses yang ada.
“Kami apresiasi kepada teman-teman yang sudah lulus, resign dari tempat lain masuk ke kami,namun ada kendala. Kenapa gak lulus itu menjadi pertanyaan buat kami, kita tunda.Kami hubungi Disdik, kita tanyakan kenapa teman- teman P1 tidak lulus, padahal formasi nya sudah dipersiapkan, historisnya mulai penginputan itulah yang kami telusuri,”ujarnya.
“Kita tanya Kemenpan, Kemenpan bilang kalau Kemendikbud mau rubah,kami rubah, tolong kemepi nya perbaiki dulu, sehingga yang tadinya R3 yang lulus kita tendang dulu diganti dengan yang P1, awalnya begitu, Kemendikbud mau gak rubah itu ?
“Menpan lempar kesana,kalau kami siap,kami sudah usahakan, koordinasi dengan Kemendikbud pada orang pengambilan kebijakan, intinya kami sudah usahakan,”itulah kronologisnya, kita keep dulu, jangan diumumkan ,meski Kemenpan sudah umumin, karena ada hal yang ada yang belum sesuai menurut kami.Kami mintanya yang P1, tetapi yang dimasukin eh.. yang keluar R3,”jelasnya.
“Pesan kami kepada teman-teman yang belum terima SK- P3.K ini,terus berdoa waktunya ada masanya kita akan menerima sesuatu, kami sudah me maximalkan lalu ada jawaban dari Menpan, mudah-mudahan apa yang disampaikan Kemenpan,itu akan terealisasi,”tutupnya.
(ish)