KEJARNEWS.COM, Depok | Hari pertama Open house Idulfitri 1447-H , tampak dihadiri kader Gerindra dan Ormas Gekira berlangsung kondusif dikediaman anggota DPRD Propinsi Jawa Barat H Pradi Supriatna M.M.S.I , Sabtu ( 20/3/26) bertempat di Gang Wali Beji Depok.
“Makna lebaran 1447 hijriah ialah momentum kemenangan spiritual setelah sebulan berpuasa, yang dimaknai sebagai kembalinya umat Muslim ke fitrah.Fokus utamanya adalah mempererat silaturahmi, saling memaafkan,kebersamaan bangsa, serta refleksi diri untuk meningkatkan kepedulian sosial dan pengendalian diri, “ungkap Pradi Supriatna.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Komisi I Bidang Pemerintahan menyampaikan bahwa kondisi perekonomian pada momentum Lebaran 1447 Hijriah relatif stabil tanpa lonjakan signifikan.
Menurut Pradi, aktivitas ekonomi di pasar-pasar tidak menunjukkan fluktuasi berlebihan seperti tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, ia mengingatkan agar tetap waspada terhadap dinamika global, termasuk dampak konflik internasional.
“Untuk tahun ini, perekonomian tidak ada fluktuasi yang berlebihan. Namun ke depan tetap perlu diantisipasi, terutama dampak kondisi global seperti peperangan yang bisa memengaruhi kebijakan dari pemerintah pusat,”ujarnya.
Terkait program pembangunan di Kota Depok, Pradi menegaskan bahwa kebijakan daerah tidak terlepas dari arah pemerintah pusat. “Pemerintah provinsi maupun Kabupaten/Kota,tetap mengikuti kebijakan tersebut, dengan DPRD menjalankan fungsi pengawasan secara langsung di lapangan,”jelasnya.
Lebih lanjut, Pradi mengungkapkan sejumlah program pembangunan yang akan digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi. Di antaranya pembangunan underpass di kawasan Citayam yang saat ini telah memasuki tahap pembebasan lahan, dengan Detail Engineering Design (DED) yang sudah disiapkan.
“Selain itu, Pemprov Jabar juga merencanakan pembangunan air mancur ikonik di salah satu setu-setu yang ada di Kota Depok, seperti di Taman Air Mancur Sri Baduga. Program tersebut sudah diusulkan oleh provinsi dan diharapkan dapat segera direalisasikan,” tuturnya.
“Terkait kesiapan dalam mewujudkan swasembada pangan, kami turun langsung melihat kondisi di lapangan, mana yang perlu disampaikan dan dievaluasi agar program berjalan sesuai harapan ,serta pentingnya menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil dan dipertahankan, “tutup Bang Pradi yang pernah menjabat Wakil Wali Kota Depok.
(ish)






