Musrenbang Kecamatan Sukmajaya Depok 2026 Kabid SDA PUPR : Ada 30 Titik Lokasi Pembangunan Sistem Drainase Lingkungan

KEJARNEWS.COM , Depok | Musrenbang Kecamatan Sukmajaya Depok digelar pada Jumat, (30/1/26) bertempat di Aula Kantor Kecamatan Sukmajaya.

Camat Sukmajaya, Christine Desima Arthauli Tobing, menyampaikan bahwa usulan yang disampaikan kecamatan merupakan hasil rekapitulasi dari format A3, A4, dan A6 Kelurahan yang kemudian dirangkum menjadi format B6 di tingkat Kecamatan.

Selain itu, pihaknya juga menambahkan beberapa usulan strategis baru, yaitu penataan Taman Merdeka dan Sentra UMKM Proklamasi, termasuk membuka peluang penyediaan shelter kucing dan aktivitas UMKM yang terpusat agar para pelaku usaha bisa berjualan bersama di satu lokasi.

“Isu strategis yang masih menjadi perhatian utama antara lain pembangunan SMP Negeri di Kelurahan Tirtajaya, Cisalak, dan Sukmajaya. Selain itu, pembangunan kantor kelurahan di Sukmajaya, Mekarjaya, dan Tirtajaya juga masih menjadi usulan prioritas,” ungkapnya.

“Untuk Kelurahan Tirtajaya dan Baktijaya, kata dia, lahan dan Detail Engineering Design (DED) sebenarnya sudah tersedia. Namun, pembangunan masih tertunda karena menunggu eksekusi dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim).

“Ini menjadi dorongan kuat dari kami karena tinggal menunggu realisasi penyediaan anggaran dari Disrumkim. Harapannya pada tahun 2027 bisa direalisasikan,”ujarnya.

Selain pembangunan fisik, sebagian besar kelurahan juga masih mengajukan program terkait drainase dan pengentasan banjir.

“Pengentasan banjir ini saling berkaitan antarwilayah, seperti antara Kelurahan Baktijaya dan Cisalak, serta Mekarjaya dan Abadijaya. Ini tidak bisa dilakukan parsial, sehingga kami mendorong Bapperida melakukan kajian menyeluruh,” tuturnya.

Terkait penggunaan anggaran, Christine menjelaskan bahwa pada tahun 2026 Kecamatan Sukmajaya masih fokus pada pelaksanaan dana RW sebesar Rp300 juta per RW dengan sembilan menu kegiatan.

“Dari total sekitar Rp60 miliar anggaran se-Kecamatan Sukmajaya, hampir Rp40 miliar dialokasikan untuk dana RW, mengingat jumlah RW mencapai 125 RW, ” jelas Christine.

Kabid PUPR Bidang SDA Rizwan Nur ST mengatakan, “bahwa Bidang sumber daya mengurusin pekerjaan saluaran ,turap dan air. Terkait lokasi pekerjaan mana yang menjadi aspirasi Nasional dan mana yang aspiasi Provinsi.Bila ada yang akan dilaksanakan hal tersebut, kami harus koordinasi dan ijin dulu ke Pemerintah Propinsi ataupun Nasional, “ungkapnya.

Data Kegiatan SDA di Kecamatan Sukmajaya tahun 2026 untuk pembangunan sistem drainase lingkungan ada 30 titik, terbanyak di kelurahan Mekarjaya yaitu kisaran 16 titik kegiatan, selebihnya pada Kelurahan Tirtajaya, Sukmajaya dan Bhakti jaya.
Ditegaskan, 3O jumlah kegiatan tahun 2026 ini , kemaren kami sudah uji kelayakan, namun semua yang diajukan nanti disesuaikan lagi di lapangan,”paparnya.

“Dipastikan lagi sebelum kami melaksanakan kegiatan itu, kami akan koordinasi lagi ke pihak Kelurahan,LPM,RT agar tidak terbentur dengan perencanaan kegiatan tahun 2027,” ujarnya.

Terkait pengajuan kegiatan semua sudah jelas,1O pengajuan proposal satu pintu di Kecamatan nanti kami nunggu dari pihak Kecamatan, “paparnya.

Untuk yang Di RW O8 Kelurahan Abadi jaya,sudah 5 tahun saluran air tidak kunjung diperbaiki, pihaknya akan cek lokasi.

” Untuk proposal kegiatan pengajuan harus tetap diawal dari Kecamatan,”tutupnya. (ish)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *