Anggota DPRD Edy Sitorus SE Apresiasi Satu Tahun Kinerja Wali Kota Untuk Infrastruktur di Acara Syukuran HUT ke-51 Dr. Supian Suri. MM

KEJARNEWS.COM, Depok | Wali Kota Depok Dr. Supian Suri gelar acara syukuran Hari Ulang Tahun dirinya ke-51 yang dihadiri Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi, Forkopimda Kota Depok, para OPD serta tokoh masyarakat, Jum’at (27/2/26) bertempat dikediaman Supian Suri di Kali mulya Depok.

Menurut Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi pemerintah kota di bawah kepemimpinan Supian Suri mulai memfokuskan kebijakan pembangunan pada sektor-sektor mendasar yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. “Perhatian terhadap kebersihan lingkungan dan pembenahan infrastruktur jalan, sudah mulai terlihat, ” ungkapnya.

“Saya menilai arah pembangunan di Kota Depok mulai menunjukkan perubahan dengan mengikuti sejumlah arahan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya dalam penataan kebersihan, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya usai acara syukuran HUT ke-51 Walikota Depok, Supian Suri.

Disela acara Anggota DPRD Edy Sitorus. SE saat ditemui media menyampaikan ,”Selamat Ulang Tahun kepada Wali Kota Depok Dr. Supian Suri MM yang ke-51, mudah-mudahan selalu sehat, diberikan kekuatan untuk memimpin Kota ini lebih baik lagi. Kotanya maju, infrastrukturnya bagus, kemacetan berkurang, kesejahteraan masyarakat meningkatkan, “ungkapnya.

Saya menyampaikan apresiasi kepada Walikota sekarang, kinerja beliau betul-betul fokus melakukan kerja-kerja yaitu mengurangi kemacetan, dengan meliputi, pertama : Pembangunan flyover Margonda senilai Rp 275 M tahap satu, 80M tahun ini. Selanjutnya Multi Years tahun 2027 kisaran 200 M, Citayam tahun ini pembebasan dan tahun 2027 mulai pembangunan.Selanjutnya keluar tol Sawangan pembebasan sebesar 60 M, tinggal tahun ini untuk proses pembangunan jalannya, kita do’akan semoga terus berlanjut, “harapnya.

Terkait pendidikan : Tahun 2026 pemberian beasiswa Warga Depok untuk para keluarga yang mau kuliah, gratis tetapi yang sudah inventarisir dari pemerintah yang bekerja sama dengan pemerintah.

Terkait Kesehatan : Kita sudah memiliki dua RSUD ,semoga bertambah pelayanan bertambah mudah dengan fasilitas-fasilitas yang ada. Kaitannya dengan persoalan yang ramai UHC, sebetulnya dampak dari pemerintah pusat. UHC bukan dihapuskan, namun sedang dilakukan evaluasi, sebab di awal dan diakhir tahun 2025,saat kami membahas itu untuk pembayaran ke BPJS cukup besar. Banyak BPJS yang seharusnya tidak diterima yang layak. Jadi harapan kami, penerima UHC yang betul-betul mendapatkan memang yang betul-betul punya Hak, “paparnya.

Terkait sampah : Kami sudah panggil pihak ke-3 saat rapat dengan kita, yaitu satu perusahaan dari China, ada teknologi yang akan dibangun di Cipayung dalam waktu dekat. Ini baru tahapan kontrak perjanjian, bukan kontrak pelaksanaan yaaa. Sekarang mereka lagi menghitung proses kebutuhan, targetnya itu 280 M,dengan kapasitas produksi pengolahan sampah kisaran 1000 ton/hari.September 2026 itu sudah harus berjalan, “jelasnya.

(ish)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *