Megahnya Sarana Taman Ruang Terbuka Hijau Alun-Alun Kota Depok

Depok | Warga Kota Depok yang sering beraktifitas olah raga joging , disekitaran Komplek Perumahan mahal Grand Depok City serta warga yang lain datang menyaksikan acara peresmian TRTH Alun-Alun, Minggu (12/1/2020).
Masyarakat terpesona dengan kemewahan yang dipamerkan Pemerintah Kota Depok , untuk dapat menikmati arena TRTH Alun-Alun tersebut baik untuk hendak bersantai ,olah raga,belajar dan lainnya.

Walikota Depok Mohammad Idris dan Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna ,Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Dudi Miraz,Wakil Ketua DPRD Kota Depok Yeti Wulandari , Kapolres Metro Depok Kompol. Azis Ardiansyah ,Dandim 0508 Kolonel Inf. Agus Isrok , Pimpinan OPD bersama unsur Forkopimda Kota Depok ikut menyaksikan peresmian TRTH Alun Alun sarana fasilitas masyarakat untuk olahraga ,rekreasi,edukasi tahap ke dua awal Januari 2020.
Dalam sambutannya Kepala Dinas dan Pemukiman Dudi Miraz mengatakan ,“Dalam rangka mewujudkan 5 visi pemerintah Kota Depok, yakni meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional dan transparan , mengembangkan sumber daya manusia yang religius kreatif dan berdaya saing, mengembangkan ekonomi yang mandiri, kokoh dan berkeadilan berbasis ekonomi kreatif , membangun infrastruktur dan ruang publik yang merata berwawasan lingkungan dan ramah keluarga ,visi ini terwujud dalam rupa pembangunan sarana TRTH Alun Alun ,”jelasnya.

Disebutkannya, “Ruang terbuka hijau dan ruang terbuka non hijau merupakan amanah dari UU nomor 26 Tahun 2007 tentang penataan ruang pasal 28 menyebutkan ketentuan perencanaan tata ruang wilayah termasuk didalamnya rencana penyediaan dan pemanfaatan ruang terbuka hijau dan ruang non terbuka hijau. TRTH Alun-Alun Kota Depok memiliki luas total area ruang terbuka hijau seluas 3,9 hektar dengan komposisi 7500 M2 bangunan dan 3,15 hektar ruang terbuka hijau,”tuturnya.

Walikota Depok Mohammad Idris ketika ditemui media menyatakan ,” Alun-Alun ini dibuat memiliki banyak fungsi, selain itu sebagai penambahan ruang terbuka hijau yang mempunyai fungsi tidak hanya rekreasi tapi juga edukasi”.
“Pelaksanaan pembangunan fisik tahap yang pertama seluas 1,8 hektar mencakup lapangan futsal, lapangan basket, area out door gym, panjat tebing, arena skateboard, arena sepeda BMX, tribun penonton, gedung pengelola, jogging track, mushola serta toilet dan di tahun 2019 sedangkan pembangunan tahap kedua seluas 2,1 hektar yang mencakup pintu masuk atau gerbang utama area penurunan penumpang shelter bus, dinding mural, parkir pengelola, jembatan utama kolam retensi tempat duduk dan area duduk, pendopo, taman bermain anak Taman lansia, galeri UMKM serta rumah kaca dan gardu pandang yang ada dibelakang padepokan ini dan nanti selanjutnya keberadaan Alun-Alun ini insya allah akan dikelola oleh UPT taman hutan rakyat atau UPT Tanhura,”pungkasnya.
Saat ditemui pengunjung salah satu ASN Dinas pemadam di cinere Zaenal ,” menyatakan Taman Alun Alun ini biayanya mahal miliaran ,sehingga perlu nantinya pemeliharaan dan perawatan ,dimana biaya perawatan dan pemeliharaan ini pasti sangat mahal,belum lagi security nya , kuwatir nantinya suatu hari nanti kita masuk bermain ke lapangan olah raganya dikenakan restribusi dengan alasan pemeliharaan dan perawatan,”tuturnya.

Sedangkan Kepala UPT.TPA Cipayung, Ardan saat ditemui di lokasi menjelaskan ,” Alun -Alun sejalan dengan Taman Ruang Terbuka Hijau, syukur alhamdulillah TRTH Alun Alun ini selesai oleh Pemerintah Kota Depok mudah mudahan segera dapat dinikmati warga manfaatnya. Harapan semua Supaya pengelola TRTH Alun Alun memperhatikan titik-titik plastik sampah ,tempat dimana warga sering beraktifitas nantinya , sehingga warga tidak membuang sampahnya sembarangan,”ungkapnya.
Red/rh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *