Asasta Geruduk Jembatan Dipo Ratu Jaya

Depok | Puluhan karyawan Asasta geruduk Pembangunan Jembatan Dipo Ratu Jaya hari ini jam 15.30 Senin (28/10) .Diketahui , tiga orang wartawan ketika berada dilokasi, kunjungan puluhan staff Asasta tersebut ternyata disebabkan kejadian bocornya pipa PDAM Asasta Kota Depok di lokasi proyek pengerjaan Jembatan Dipo Ratu Jaya jalan raya Citayam.

Bocornya pipa yang menganga dikarenakan akibat salah faham /miss komunikasi antara pihak PDAM dengan pihak pekerja proyek ,saat menggali , sehingga saat alat berat / excavator mengeruk tanah lumpur kali , cakar pengeruk alat berat menghantam pipa air milik Asasta yang berkedalaman kisaran tiga meter.

Kejadian bocornya pipa Asasta,telah mengganggu arus lalulintas yang menuju Citayam ,hal itu karyawan Asasta puluhan orang datang berkunjung melihat pipa yang bocor tersebut , sekaligus melihat alat berat yang merobek pipa PDAM.

Saat ditanya wartawan Pengawas Proyek Hutabarat mengatakan,”sebelum kami melakukan pengerukan khususnya dititik letak pipa milik PDAM, kami sudah komunikasi dengan pihak PDAM,namun informasi yang disampaikan pada kami bahwa kedalaman pipa yang ditanam ternyata kurang dari tiga meter,”tuturnya.

Saat pengerukanpun disaksikan oleh pihak PDAM namun kejadian tidak bisa terhindari resiko harus kami terima pipa terkena dampak yakni putusnya pipa,”ungkap pengawas. Disaat mengeruk tanah lumpur kali saat pengerjaan pembuatan jembatan yakni untuk membuat fondasi jembatan,namun kami dengan pihak Asasta tidak mengetahui tata letak pipa yang pasti, yang berakibat kejadian hari ini.

Ditempat yang sama salah satu petugas PDAM Sarbini , yang datang memantau robeknya pipa PDAM,menyatakan,”Dengan kejadian putusnya pipa ,mengganggu pendistribusian air bersih di empat kelurahan wilayah Cipayung.Lebih kurang lima meter pipa akan didatangkan untuk memperbaiki pipa yang robek,mudah -mudahan segera akan dilakukan perbaikan,agar konsumen tidak kecewa karena kejadian saat ini,”jelasnya.
Ketua LSM Penjara Tonny Supriadi,”Saat ditanya Mengatakan ,”Pengerjaan Jembatan Dipo Ratu Jaya atau yang disebut jembatan bottleneck (leher botel) saat kami pantau bedeng menumpang dirumah kosong ,serta tidak terlihatnya papan proyek dan banner BPJS ,”pungkas Tonny.Red/ish

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *